KEREN! Lee Suzy Jadi Ilustrator Korea Pertama yang Menangi Hans Christian Andersen Award

- 27 Maret 2022, 07:58 WIB
Lee Suzy illustrator asal Korea Selatan, menjadi orang Korea pertama dan satu-satunya yang mendapatkan penghargaan HCAA
Lee Suzy illustrator asal Korea Selatan, menjadi orang Korea pertama dan satu-satunya yang mendapatkan penghargaan HCAA /

ZONABANTEN.com – Seniman buku bergambar Lee Suzy menjadi illustrator Korea pertama yang telah menerima penghargaan pada Hans Christian Andersen Award disingkat HCAA, berdasarkan laporan The Korea Times.

The International Board on Books for Young People disingkat IBBY, sebagai pihak yang menyelenggarakan penghargaan tersebut telah mengumumkan pemenang tahun ini pada konferensi pers yang diadakan di Bologna Children’s Book Fair di Italia, pada Senin waktu setempat.

HCAA merupakan penghargaan yang disebut juga sebagai ‘Hadiah Nobel Kecil’, sebuah pengakuan internasional tertinggi yang diberikan kepada penulis dan illustrator atas kontribusi mereka terhadap sastra khusus anak-anak sejak tahun 1965 dan 1966.

Penghargaan ini dinamakan dari penulis dongeng terkenal Denmark abad ke-19, Hans Andersen. Penghargaan tersebut diberikan setiap dua tahun sekali dengan kualifikasi berdasarkan kualitas estetika dan sastra yang unik dari karya para nominator.

Baca Juga: Film Dokumenter Tentang KPop Jadi Konten yang Populer

Selain itu, mereka juga dinilai berdasarkan kemampuan mereka untuk melihat sudut pandang anak dan untuk meregangkan rasa ingin tahu mereka; dan melanjutkan relevansi karya-karya itu bagi anak-anak dan kaum muda.

Pemenang sebelumnya dalam penghargaan ini merupakan penulis terkenal Astrid Lindgren, yang terkenal dalam serial ‘Pippi Longstocking’, dan Tove Jansson ‘The Moomins’.

Lee Suzy menjadi orang Korea pertama dan satu-satunya yang telah menerima penghargaan tersebut, bersaing dengan nominator lainnya seperti Beatrice Alemagna dari Italia, Ryoji Arai dari Jepang, Iwona Chmielewska dari Polandia, Gusti dari Argentina, dan Sydney Smith dari Kanada.

Lee Suzy pada 2016 lalu juga menjadi nominasi dari penghargaan HCAA. Kehormatan ini menjadikan Lee juga sebagai illustrator kedua dari Asia yang mendapatkan penghargaan setelah kemenangan Mitsumasa Anno pada 1984.

Baca Juga: Gunung Berapi di Filipina Muntahkan Abu dan Gas

“Melalui perkawinan yang diilhami antara sifat fisik buku kertas dan citra filosofis ‘perbatasan’, Lee telah berhasil memberi tahu pembaca tentang karakteristik spasial yang unik dalam buku bergambar,” ungkap pihak Korea Board on Books for Young People disingkat KBBY, dikutip dari The Korea Times.

“Selanjutnya, dalam menjelajahi batas temporal antara dunia nyata dan fantasi, dia dengan berani memperluas cakrawala buku bergambar tanpa kata,” tambahnya.

Lee Suzy sebelumnya juga telah menerima ‘The Most Beautiful Swiss Book’ tahun ini, yang diselenggarakan oleh Kantor Kebudayaan Federal Swiss, untuk karyanya ‘The Revenge of The Rabbits,’ serta Boston Globe-Horn Book Award untuk karyanya ‘Open This Little Book.’

Bulan lalu karyanya ‘Summer’ juga mendapat perhatian dalam kategori fiksi Pengharagaan Bologna Ragazzi.

Baca Juga: Cardi B akan Bintangi ‘Baby Shark Big Show!’ Sebagai Sharki B

Buku setebal 148 tersebut berisi gambar tanpa teks menggabungkan konserto biola ikonik Antonio Vivaldi, ‘Summer’ dalam ‘The Four Seasons’ dengan visual anak-anak bermain air dengan gambaran kolase kertas, pensil gambar, cat air, dan cat akrilik.***

Editor: Yuliansyah

Sumber: Korea Times


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah