Inilah Tema untuk Hari Keadilan Sosial Sedunia 2022, yang Diperingati pada 20 Februari

- 20 Februari 2022, 06:49 WIB
Ilustrasi World Day of Social Justice
Ilustrasi World Day of Social Justice /Twibbonize

ZONABANTEN.com – Tanggal 20 Februari diperingati sebagai Hari Keadilan Sosial Sedunia.

Tujuan diperingati hari ini adalah untuk mendorong orang agar bisa melihat bagaimana keadilan sosial mempengaruhi pengentasan kemiskinan.

Untuk tahun 2022, tema yang diangkat oleh United Nations adalah “Achieving Social Justice through Formal Employment” yang jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia berarti “Mencapai Keadilan Sosial Melalui Pekerjaan Formal”.

Di mana, fokus dari tema untuk peringatan tahun ini adalah pada formalisasi pekerjaan sebagai prasyarat untuk mengurangi kemiskinan dan kesetaraan.

 Baca Juga: Diperingati pada 20 Februari, Inilah Sejarah Hari Keadilan Sosial Sedunia

Pemilihan tema untuk tahun ini ternyata mempunyai dasar yang mendalam.

Dikutip ZONABANTEN.com dari Situs Resmi United Nations, lebih dari 60% penduduk dunia yang bekerja, yaitu 2 miliar wanita, pria, dan remaja, mencari nafkah di sektor informal.

Banyak orang bekerja di sektor informal bukan karena pilihan, tetapi karena kurangnya kesempatan untuk bekerja dalam sektor formal.

Apalagi dalam masa pandemi Covid 19 ini, kerentanan pekerja di sektor ekonomi informal lebih tersorot dibandingkan formal.

Sehingga, pekerja informal yang sering kekurangan segala bentuk perlindungan sosial atau tunjangan terkait pekerjaan, dua kali lebih mungkin untuk mengalami kemiskinan dibandingkan pekerja formal.

Baca Juga: Peringati Hari Keadilan Sosial Sedunia, UNDP Rilis Pemikiran Pemimpin Generasi 17 Mengenai Keadilan Sosial

Oleh karena itu, salah satu strategi yang bisa dilakukan yaitu melakukan transisi dari pekerjaan informal ke formal.

Tujuan dari strategi ini ada empat yaitu:

  1. Mengurangi kemiskinan dan ketidaksetaraan
  2. Memajukan pekerjaan yang layak
  3. Meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perusahaan, serta
  4. Memperluas cakupan tindakan pemerintah terutama pada saat kritis

Saat ini, banyak negara sudah memanfaatkan teknologi baru untuk memfasilitasi transisi dari pekerjaan informal ke formal melalui alat e-formalisasi.

Seperti sistem database elektronik untuk identifikasi pekerjaan yang tepat dan akses yang lebih luas ke bidang TIK dan e-commerce.

Dengan demikian, banyak orang dari sektor informal, bisa mendapatkan pekerjaan di sektor formal.

***

Editor: Rizki Ramadhan

Sumber: un.org timeanddate.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah