Proses Seleksi PPK di Kabupaten Bekasi Dinilai 'Cacat' Tebang Pilih

- 17 Mei 2024, 02:55 WIB
Proses Seleksi PPK di Kabupaten Bekasi Dinilai 'Cacat' Tebang Pilih
Proses Seleksi PPK di Kabupaten Bekasi Dinilai 'Cacat' Tebang Pilih //Zonabanten /

ZONABANTEN.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi telah melantik 230 orang anggota Panita Pemilihan Tingkat Kecamatan (PPK) terpilih di Kabupaten Bekasi pada Kamis, 16 Mei 2024 di salah satu hotel di Cikarang.

Berdasarkan pengumuman nomor: 325/PP.04.2-Pi/32162024 mereka yang terpilih jadi anggota PPK telah dinyatakan lulus tes hingga tahap tes akhir atau tes wawancara yang digelar 11-13 Mei 2024.

Sebelumnya, mereka mengikuti tes tetulis melalui metode Computer Assisted Test (CAT). Namun, proses rekrutmen PPK tersebut menyisakan segudang masalah. Seorang peserta tes PPK, Anisa Nurul memprotes pelaksanaan tes.

Baca Juga: Hari Buku Nasional 17 Mei, Bertujuan Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Indonesia

Anisa mengaku dirinya meraih nilai tertinggi pada CAT daripada peserta lainnya di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ia juga sudah mendapatkan rekomendasi dari penggurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Cikarang Utara.

"Nilai saya tinggi pada CAT, Pengalaman saya pernah di PPS Karang Asih juga. Ditambah, mendapatkan rekomendasi dari pengurus KNPI Cikarang Utara untuk bisa maju di PPK. Ini hasilnya justru saya enggak lolos, kan lucu," ujarnya.

Menurut perempuan yang menjabat sebagai Wakil Bendahara KNPI Cikarang ini, sangat disayangkan jika kompetensi bukan menjadi prioritas dalam proses seleksi PPK.

"Ini seolah-olah CAT itu gak ada artinya, ngapain nilai kompetensi itu. Kecewa aja jika kompetensi itu bukan menjadi sesuatu yang prioritas dalam tes rekrutmen PPK. Mengingat, pelaksanaan Pemilu ini sebagai awal menentukan pemimpin untuk masa depan," ungkap Anisa.

Karena itulah Anisa sangat menyayangkan hasil dari pengumuman yang tidak berdasarkan objektifitas.

Halaman:

Editor: Bondan Kartiko Kurniawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah