Warga Kota Tangerang, Ini Dia Penyebab dan Gejala Flu Singapura yang Patut Diwaspadai

- 25 April 2024, 12:23 WIB
Masyarakat Kota Tangerang diimbau untuk mengenal penyebab dan gejala Flu Singapura
Masyarakat Kota Tangerang diimbau untuk mengenal penyebab dan gejala Flu Singapura /Freepik

ZONABANTEN.com – Masyarakat Kota Tangerang diimbau untuk mewaspadai Flu Singapura yang menyerang bagian tangan, kaki, dan mulut manusia. Jumlah kasus penyakit ini di Indonesia telah mencapai 5.461 kasus dan 738 kasus di antaranya ditemukan di Provinsi Banten.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Dini Anggraeni, penyebaran Flu Singapura sangat cepat. Oleh karena itu, masyarakat Kota Tangerang diimbau untuk senantiasa menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Dini juga mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk lebih mengenal Flu Singapura dan segera berobat jika mengalami demam, sakit tenggorokan, lesu, tidak nafsu makan, dan timbul bintik-bintik kemerahan pada kulit yang sekilas tampak seperti cacar dan campak.

“Diimbau masyarakat Kota Tangerang untuk lebih mengenal jenis penyakit ini. Ciri-cirinya, gejalanya, maupun pencegahannya, sehingga masyarakat Kota Tangerang bisa segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat saat mengalami gejala-gejalanya,” kata Dini.

Baca Juga: Waspada Flu Singapura! Masyarakat Kota Tangerang Diimbau Pakai Masker dan Terapkan PHBS

Kota Tangerang memiliki 20 puskesmas yang dilengkapi dengan Unit Gawat Darurat (UGD), 17 puskesmas dilengkapi Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED), dan 34 rumah sakit yang dapat dimanfaatkan masyarakat Kota Tangerang untuk berobat.

Perlu diketahui, orang yang terserang Flu Singapura juga akan mengalami pilek, sakit kepala, luka kecil seperti bisul di tenggorokan, nyeri pada telapak tangan dan kaki, serta mengalami pengelupasan kulit setelah ruamnya menghilang.

Penyebab penyakit ini beragam dan terbilang sepele karena dapat menular lewat cairan tubuh manusia. Jika orang yang sehat berdekatan dengan penderita Flu Singapura, misalnya makan bersama, berciuman, bersentuhan, atau berbicara, virus penyakit ini berpotensi menular.

Menurut Dini, obat khusus untuk mengatasi Flu Singapura belum ada. Oleh karena itu, PHBS penting diterapkan, termasuk memakai masker saat beraktivitas di tempat yang menampung banyak orang. Apalagi jika diri sendiri yang sedang mengalami gejala penyakit tersebut.

Baca Juga: Kecanduan Merokok dan Ingin Berhenti? Hubungi Dinkes Kota Tangerang untuk Konsultasi Gratis

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah