Dampak Gempa Besar Sesar Lembang, Fisikawan Sarankan Begini

- 29 November 2022, 14:15 WIB
Ilustrasi sebaran Sesar Lembang di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat.
Ilustrasi sebaran Sesar Lembang di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat. /Twitter.com/@DaryonoBMKG.

ZONABANTEN.com - Pasca gempa bumi di Cianjur, Senin, 21 November 2022 lalu yang diduga diakibatkan oleh  pergerakan dari Sesar Cimandiri, kini masyarakat harus mulai waspada dengan pergerakan Sesar Lembang.

Patahan Lembang yang dalam bahasa sunda disebut dengan Lepat Lembang atau Sesar Lembang adalah sebuah patahan geser aktif yang terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sesar Lembang mengalami pertemuan dengan Sesar Cimandiri di Padalarang.

Baca Juga: Jadwal TV SCTV Hari Ini Selasa, 29 November 2022 Akan Tayang Liputan 6, Pesta Bola Dunia 2022, Hingga FTV

Dikutip ZONABANTEN.com dari PikiranRakyat.com, Fisikawan Teoritis, Ary Bandung, melalui utas media sosial mengatakan bahwa Sesar Lembang memiliki potensi menyebabkan gempa besar di kawasan Bandung dan sekitarnya.

“Sesar Lembang termasuk sesar yg aktif dan bergerak 0,2-0,25 mm/tahun, dan BERPOTENSI sebabkan gempa dengan skala 6,5-7 SR. Potensi gempa (pelepasan energi) sebesar itu dilihat dari sejarahnya, siklus 500-670 tahun sekali, terakhir tahun 1600-an,” kata Ary Bandung.

Menurutnya, Sesar Lembang pernah menyebabkan sejumlah gempa yang cukup besar beberapa tahun ke belakang.

“Selama aktif apa ada gempa? Ada tahun 2011 sebesar 3,3 SR tapi akibatkan hampir 400 bangunan rusak. Dan sampai sekarang sebenarnya terjadi gempa-gempa skala kecil akibat gerakan dan gesekan pergeserannya. Aktivitas gempa di jalur Sesar Lembang dimonitor dgn lebih baik sejak thn 2008,” ujar Ary Bandung menjelaskan.

Dalam peristiwa gempa tersebut, Ary Menjelaskan dampak yang diakibatkan getaran dari Sesar Lembang.

Baca Juga: Sesar Lembang Patut Diwaspadai, Fisikawan Asal Bandung: Ada Potensi Gempa 6,5-7 SR

“Gempa 3,3 SR pada 28 Agustus 2011 itu pusat gempa dangkal, jadi akibatkan dampak signifikan, merusak 384 rumah warga di Kampung Muril, Ds Jambudipa, Kec Cisarua, Kab Bdg Barat,” kata Ary Bandung.

Hal tersebut menjadi indikasi kuat bahwa potensi gempa akibat sesar Bandung sangat besar di masa depan.

“Gempa juga terjadi 14 dan 18 Mei 2017 dengan kekuatan 2,8 dan 2,9 SR. Itu bukti Sesar Lembangselama ini aktif,” ujar Ary Bandung memaparkan.

Lebih jauh, aktivitas Sesar Lembang harus menjadi perhatian pemerintah karena memiliki lokasi yang sangat rawan.

 “Kenapa aktivitas Sesar Lembang diwaspadai? Salah satunya adalah karena ia berada di atas daerah cukup padat penduduk, Cimahi, Kab Bandung Barat, Kota Bandung. Sementara potensi pelepasan energinya 6,5-7 SR. Tidak dapat dibayangkan jika di-3 segmen itu terjadi bersamaan dan apalagi ini gempa dangkal,” ujarnya.

Baca Juga: Ada Kaitannya! Hubungan Gempa Bumi Cianjur dengan Sesar Lembang, Begini Penjelasannya

Oleh karena itu, Ary Bandung pun mempertanyakan kesiapan pemerintah untuk mengurangi dampak gempa potensial akibat Sesar Lembang.

“Sudahkah ada mitigasi dan langkah antisipasi yang komprehensif dari instansi terkait dari semua tingkatan tentang hal ini? Lalu, bagaimana edukasi kepada masyarakat yang berpotensi terdampak?” katanya melanjutkan.

Ary Bandung pun menyarankan meniru apa yang dilakukan Amerika Serikat dan Norwegia dalam menghadapi bencana potensial yang akan terjadi di masa depan dengan membuat bunker anti-kiamat atau kapal darurat.

“Jadi teringat obrolan tentang kiamat dengan seorang teman. Bahkan untuk kejadian seperti kiamat yang katanya semua akan hancur, US masih membuat ‘doomsday ship’ yang akan membawa manusia ke ISS dan ‘doomsday submarine’,” ujarnya.

“Norwegia sudah buat Svalbard ‘Global Seed Vault’ untuk menyimpan biji dan bibit tanaman, supaya kalau kiamat selesai dan manusia bisa menanam lagi. Kita, yang potensi bencananya di depan mata dan dalam kehidupan sehari-hari, sudah menyiapkan apa saja untuk antisipasi?” ungkapnya dalam akun Twitter @AryBandung.

Disclaimer: artikel ini telah tayang di PikiranRakyat.com dengan judul Waspadai Dampak Sesar Lembang bagi Bandung Raya, Fisikawan Teoritis Sarankan Bangun Bunker Anti-Kiamat.*** (PikiranRakyat.com / Asahat Edi Rediko PS)***

Editor: Rahman Wahid

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah