Dampak Gempa Besar Sesar Lembang, Fisikawan Sarankan Begini

- 29 November 2022, 14:15 WIB
Ilustrasi sebaran Sesar Lembang di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat.
Ilustrasi sebaran Sesar Lembang di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat. /Twitter.com/@DaryonoBMKG.

“Gempa 3,3 SR pada 28 Agustus 2011 itu pusat gempa dangkal, jadi akibatkan dampak signifikan, merusak 384 rumah warga di Kampung Muril, Ds Jambudipa, Kec Cisarua, Kab Bdg Barat,” kata Ary Bandung.

Hal tersebut menjadi indikasi kuat bahwa potensi gempa akibat sesar Bandung sangat besar di masa depan.

“Gempa juga terjadi 14 dan 18 Mei 2017 dengan kekuatan 2,8 dan 2,9 SR. Itu bukti Sesar Lembangselama ini aktif,” ujar Ary Bandung memaparkan.

Lebih jauh, aktivitas Sesar Lembang harus menjadi perhatian pemerintah karena memiliki lokasi yang sangat rawan.

 “Kenapa aktivitas Sesar Lembang diwaspadai? Salah satunya adalah karena ia berada di atas daerah cukup padat penduduk, Cimahi, Kab Bandung Barat, Kota Bandung. Sementara potensi pelepasan energinya 6,5-7 SR. Tidak dapat dibayangkan jika di-3 segmen itu terjadi bersamaan dan apalagi ini gempa dangkal,” ujarnya.

Baca Juga: Ada Kaitannya! Hubungan Gempa Bumi Cianjur dengan Sesar Lembang, Begini Penjelasannya

Oleh karena itu, Ary Bandung pun mempertanyakan kesiapan pemerintah untuk mengurangi dampak gempa potensial akibat Sesar Lembang.

“Sudahkah ada mitigasi dan langkah antisipasi yang komprehensif dari instansi terkait dari semua tingkatan tentang hal ini? Lalu, bagaimana edukasi kepada masyarakat yang berpotensi terdampak?” katanya melanjutkan.

Ary Bandung pun menyarankan meniru apa yang dilakukan Amerika Serikat dan Norwegia dalam menghadapi bencana potensial yang akan terjadi di masa depan dengan membuat bunker anti-kiamat atau kapal darurat.

“Jadi teringat obrolan tentang kiamat dengan seorang teman. Bahkan untuk kejadian seperti kiamat yang katanya semua akan hancur, US masih membuat ‘doomsday ship’ yang akan membawa manusia ke ISS dan ‘doomsday submarine’,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Rahman Wahid

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah