Tips Mencegah Resiko Hemofilia dari Dinkes Kota Tangerang, Salah Satunya Jangan Makan Sembarang Obat

- 18 April 2024, 11:17 WIB
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni.
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni. /Pemkot Tangerang

ZONABANTEN.com – Masyarakat global baru saja memperingati Hari Hemofilia Sedunia pada Rabu, 17 April 2024. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang pun turut berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat setempat untuk mencegah resiko penyakit tersebut.

Hemofilia adalah gangguan kesehatan yang membuat darah seseorang sukar membeku. Oleh karena itu, jika orang ini terluka, darahnya sulit berhenti mengalir. Hal inilah yang patut diwaspadai karena hemofilia bersifat menurun.

Orang yang mengidap hemofilia akan lebih mudah mengalami memar pada kulitnya, saat mimisan darahnya sulit berhenti, mudah merasa kesemutan, sering buang air besar (BAB) berdarah, dan sering merasa nyeri pada lutut kaki atau siku tangannya.

Menurut Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, hemofilia terjadi akibat kekurangan suatu protein yang membuat darah seseorang susah membeku dengan baik seperti orang normal pada umumnya.

Baca Juga: Waspada Penyakit Tak Menular Pasca Idulfitri, Warga Kota Tangerang Diimbau untuk Cek Kesehatan

dr. Dini mengatakan, hemofilia diklasifikasikan ke dalam dua golongan yaitu hemofilia tipe A dan hemofilia tipe B. Penyakit ini sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang tidak dapat diatasi. Oleh karena itu, resikonya perlu dicegah sedini mungkin.

“Meski masih dianggap sebagai penyakit perdarahan yang tidak dapat disembuhkan, tetapi terdapat langkah-langkah pencegahan untuk penanganan yang bila dikelola dengan baik dapat membuat penderita kembali dapat beraktivitas dengan normal,” katanya.

dr. Dini menuturkan, cara pertama yang dapat dilakukan untuk mencegah resiko hemofilia adalah menghindari penggunaan perabotan yang berpotensi menimbulkan luka-luka pada penderita hemofilia. Misalnya meja dengan siku yang tajam dan gelas atau piring kaca.

Kedua, pastikan lantai rumah dan kamar mandi tidak licin untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan seperti terpeleset atau terjatuh. Ketiga, pastikan lampu di rumah cukup terang dan tidak mengganggu penglihatan penderita hemofilia.

Baca Juga: Dinkes Kota Tangerang Bilang MPASI Harus Kaya Protein Hewani agar Anak Bebas Stunting

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah