489 Guru Dapat SK PPPK dari Pemprov Banten, Al Muktabar: Ini Sama Sekali Tidak Berbayar

- 5 April 2024, 12:28 WIB
Ratusan guru PPPK yang baru menerima SK dari Pemprov Banten berfoto bersama di Pendopo Gubernur Banten, Kamis, 4 April 2024.
Ratusan guru PPPK yang baru menerima SK dari Pemprov Banten berfoto bersama di Pendopo Gubernur Banten, Kamis, 4 April 2024. /Pemprov Banten

ZONABANTEN.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Banten, Al Muktabar, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada 489 guru. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Banten pada Kamis, 4 April 2024.

Menurut Al Muktabar, pengangkatan PPPK ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) setempat demi mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045 yang menjadi cita-cita Pemerintah Indonesia.

Al Muktabar menegaskan, dalam proses pengangkatan PPPK tersebut Pemprov Banten sama sekali tidak menerima bayaran. Pemprov Banten berkomitmen menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih. Sejumlah guru yang diangkat menjadi PPPK ini telah mengabdi selama 4-13 tahun.

“Dalam aspek kepegawaian di Pemprov Banten, jangan sekali-kali berbayar. Dalam proses ini tidak boleh satu sen pun ada transaksi. Ini komitmen saya. Mohon betul untuk konsisten dengan peraturan perundangan karena ini membentuk sistem nilai,” ujarnya.

Baca Juga: Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Provinsi Banten Turun, Begini Kata Al Muktabar

Menurut Al Muktabar, salah satu faktor yang mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045 adalah pendidikan dan guru berperan penting di dalamnya. Anak-anak Indonesia diharapkan dapat tumbuh menjadi manusia yang cerdas dan siap menghadapi persaingan di era modern.

“Peningkatan kapasitas SDM dilakukan melalui pendidikan, di tangan Bapak/Ibu semua,” ujarnya di hadapan ratusan guru PPPK tersebut.

Al Muktabar menambahkan, para guru hendaknya juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Di era digital seperti saat ini, guru dituntut untuk lebih inovatif dan kreatif guna menciptakan metode pembelajaran yang lebih efektif.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten, Tabrani, saat ini masih ada sekitar 5 ribu guru honorer yang nasibnya harus dipikirkan Pemprov Banten. Sebelumnya Provinsi Banten memiliki 12 ribu guru honorer.

Baca Juga: Pasca Pemilu 2024, Al Muktabar Bilang Kondisi Provinsi Banten Aman dan Terkendali

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah