Angka Pengangguran dan Kemiskinan di Provinsi Banten Turun, Begini Kata Al Muktabar

- 29 Maret 2024, 11:34 WIB
Al Muktabar saat menyerahkan LKPj Gubernur Banten Tahun 2023 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, Kamis, 28 Maret 2024.
Al Muktabar saat menyerahkan LKPj Gubernur Banten Tahun 2023 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten, Kamis, 28 Maret 2024. /Pemprov Banten

ZONABANTEN.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Banten, Al Muktabar, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Banten Tahun 2023 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat yang digelar pada Kamis, 28 Maret 2024.

LKPj Gubernur Banten Tahun 2023 adalah laporan yang berisi keterangan terkait hasil kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten selama setahun terakhir dan wajib disampaikan kepada DPRD setempat untuk dibahas lalu digunakan Pemprov Banten sebagai bahan untuk melakukan perbaikan.

Menurut Al Muktabar, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten pada 2023 menurun ke angka 7,52 persen. Tahun lalu, angkanya mencapai 8,09 persen. Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Banten untuk mengatasi pengangguran adalah menggencarkan pelatihan calon tenaga kerja.

Selain itu, angka kemiskinan di Provinsi Banten pada 2023 juga menurun. Penurunan ini terjadi secara berangsur-angsur meskipun tidak begitu signifikan. Ada lebih dari 3.000 warga Provinsi Banten yang dinyatakan beranjak dari kemiskinan.

Baca Juga: Pemprov Banten Gencarkan Budidaya Bawang dan Cabai untuk Kendalikan Inflasi

“Pengendalian tingkat kemiskinan Provinsi Banten secara berangsur-angsur mengalami penurunan. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 sebanyak 826.130 orang, menurun sebanyak 3.530 orang bila dibandingkan dengan periode September 2022,” katanya.

“Sehingga tingkat kemiskinan di Provinsi Banten menjadi sebesar 6,17 persen. Capaian tersebut berada di bawah capaian nasional yang sebesar 9,36 persen,” sambungnya.

Al Muktabar mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Banten pada 2023 mengalami peningkatan sebesar 0,69 poin. IPM mencakup beberapa komponen yaitu tingkat pendidikan, usia, gaya hidup, dan pengeluaran masyarakat suatu daerah per tahunnya.

“IPM kita naik sebesar 75,77 atau tumbuh sebesar 0,69 poin dari tahun sebelumnya yang tercapai sebesar 75,25,” katanya.

Baca Juga: Pemprov Banten Bakal Masifkan Pelatihan Calon Tenaga Kerja untuk Tekan Angka Pengangguran

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah