Musim Hujan Mulai Datang, Masyarakat Kabupaten Serang Diminta Waspada DBD hingga Diare

16 November 2023, 12:31 WIB
Musim hujan mulai datang, masyarakat Kabupaten Serang diminta waspada DBD hingga diare. /Pixabay

ZONABANTEN.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang meminta masyarakat setempat untuk waspada terhadap penyakit yang berpotensi muncul dan merebak selama musim hujan, di antaranya Demam Berdarah Dengue (DBD), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan diare.

Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Rahmat Fitriadi, musim hujan mulai memasuki wilayah Kabupaten Serang. Oleh karena itu, masyarakat setempat diimbau untuk menjaga kesehatan tubuh masing-masing dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan membersihkan lingkungan sekitar.

Rahmat mengatakan, masyarakat Kabupaten Serang perlu membuang atau mengubur sampah yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD, misalnya botol plastik dan kaleng bekas.

“Kalau nyamuk DBD ada di situ, dia bisa bertelur. Biasanya nyamuk DBD ini ada di tempat air bersih, seperti bekas air kemasan, segera dibuang. Kalau ada sampah seperti itu, masyarakat kita mulai memisahkan mana sampah yang bisa tampung air, dibuang. Kalau bisa dikomersialkan bisa dikumpulkan, dijual,” katanya.

Baca Juga: Jangan Golput, Partisipasi Masyarakat Kabupaten Serang di Pemilu 2024 Ditargetkan Mencapai 90 Persen

Selain itu, Rahmat mengimbau masyarakat Kabupaten Serang untuk menguras tempat penampungan air di rumah masing-masing minimal seminggu sekali agar telur atau jentik nyamuk Aedes agypti tidak semakin berkembang.

“Nanti setelah dikuras, diganti airnya. Tapi, bagi mereka yang sulit air, cukup diberikan abate. Itu ada, silakan ke puskesmas, itu disediakan abate,” ujarnya.

Rahmat juga mengajak masyarakat Kabupaten Serang untuk bergotong-royong membersihkan sampah di lingkungan sekitar, karena nyamuk Aedes aegypti pun berpotensi berkembang biak di sana.

“Walau sedikit, nyamuk pasti akan bertelur di situ. Terus diimbau pada masyarakat, supaya menjaga agar saluran air tidak tersumbat sampah. Jadi, kita bersihkan lingkungan sekitar rumah. Tentu harus kerja sama tingkat RT, RW, dan desa. Silakan masyarakat untuk gotong-royong bersihkan lingkungan di sekitarnya,” tutur Rahmat.

Baca Juga: Logistik Pemilu 2024 Tiba di Gudang KPU Kabupaten Serang, Ada Ribuan Bilik Suara hingga Kabel Ties

Menurut Rahmat, musim hujan biasanya meningkatkan jumlah kasus penyakit. Oleh karena itu, masyarakat Kabupaten Serang diharapkan dapat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), contohnya mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan memasak air hingga benar-benar matang.

“Untuk PHBS, air yang kita pakai harus bersih, yang diminum harus air matang. Sebelum makan harus cuci tangan, pastikan tangan itu bersih karena kuman ada di tangan. Pada waktu kita tercemar, itu masuk ke mulut, akan diare,” ucapnya.***

Informasi ini sebelumnya telah tayang di Kabar Banten dalam artikel berjudul Musim Penghujan, Dinkes Kabupaten Serang Sebut Penyakit Ini Mesti Diwaspadai.

Editor: Rismahani Ulina Lubis

Sumber: Kabar Banten

Tags

Terkini

Terpopuler