Sutradara 'Festival Cannes' Soroti Kurangnya Film yang Disutradarai oleh Wanita dalam Kompetisi

- 17 April 2022, 20:09 WIB
Dalam pemilihan film untuk Festival Film Cannes 2022, sutrada Thierry Freamaux ungkap pembelaannya ata kurangya sutradara wanita dalam kompetisi
Dalam pemilihan film untuk Festival Film Cannes 2022, sutrada Thierry Freamaux ungkap pembelaannya ata kurangya sutradara wanita dalam kompetisi /Instagram Cannes de Festival

ZONABANTEN.com – Sutradara Film Festival Cannes, Thierry Freamaux  membela kurangnya film yang disutradarai oleh wanita dalam acara bergengsi tersebut.

Dilansir dari laman CBR.com, Festival Film Cannes baru-baru ini meluncurkan pemilihan film resmi untuk 2022.

Dalam peluncuran tersebut, Fremaux direktur artistik mengungkapkan persoalan kurangnya sutradara wanita dalam pemilihan kali ini.

“Pertanyaan semacam ini hanya dapat dijawab dengan perspektif.” katanya dilansir dari Variety yang dikutip dari CBR.com.

Baca Juga: 2EN1 Reuni di Coachella 2022 dan Nyanyikan ‘I am the Best’, Ini Makna Lagu Tersebut

“Jika kita membandingkan tahun ini dan 40 tahun lalu, itu tidak sebanding. Jika bioskop adalah satu-satunya masalah, itu akan baik-baik saja” tambahnya.

Freamux kemudian mengungkapkan tidak ada kuota dalam memilih film, yang di mana pemilihan tersebut berdasarkan nilai artistiknya.

Pada festival tahun lalu, menurur Freamux wanita memenangkan semua hadiah utama di Cannes, termasuk Competition, Un Certain Regard dan Cinefondation.

Tahun ini hanya 3 dari 18 film yang disutradarai oleh wanita yang akan berkompetisi dalam Cannes.

Judul dan nama film ketiga sutradara tersebut adalah ‘Les Amandiers’ oleh Valeria Bruni Tedeschi, ‘Showing Up’ oleh Kelly Reichardt, dan ‘Stars at Noon’ oleh Claire Denis.

Dibandingkan tahun lalu pemilihan film memasukkan hanya 4 sutradara wanita dari 21 film.

Baca Juga: 3 Film Horor yang Akan Tayang di Bioskop Indonesia, Pecinta Film Wajib Nonton!

Sebelumnya pada 2018 Cannes sempat mendapatkan kecaman dari banyak aktor wanita dan tokoh Hollywood, termasuk Cate Blanchett, Kristen Stewart, Ava DuVernay, dan  Salma Hayek.

Mereka memprotes dan mendesak Cannes dalam mengatasi kurangnya pengakuan diberikan kepada sutradara wanita.

Selain  isu gender, Freaumux dalam wawancara juga menyinggung mengenai boikot yang dilakukan terhadap film-film asal Rusia akibat invasinya ke Ukraina.

“Kekuatan Cannes adalah untuk menghormati secara tegas siapa kami dengan menghormati orang lain. Kami tidak menyerah pada kebenaran politik, kami tidak menyerah pada boikot budaya. Kami melakukan kasus per kasus.” ungkapnya dilansir dalam Variety dikutip dari CBR.com

Baca Juga: 3 Film Horor yang Akan Tayang di Bioskop Indonesia, Pecinta Film Wajib Nonton!

Sementara itu, Festival Film Cannes akan berlangsung dari 17 Mei – 28 Mei 2022.***

Editor: Bayu Kurniya Sandi

Sumber: cbr.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah