27 Oktober Diperingati sebagai Hari Listrik Nasional, Simak Sejarah dan Perkembangan PLN Berikut

- 27 Oktober 2023, 13:45 WIB
Sejarah Hari LIstrik Nasional yang diperingati setiap 27 OKtober
Sejarah Hari LIstrik Nasional yang diperingati setiap 27 OKtober /PLN

ZONABANTEN.com – 27 Oktober diperingati sebagai Hari Listrik Nasional, simak sejarah dan perkembangan PLN berikut. Hari ini, tepatnya tanggal 27 Oktober, Indonesia merayakan Hari Listrik Nasional setiap tahunnya.

Dilansir dari laman resmi PLN, sejarah Hari Listrik Nasional berawal pada akhir abad ke-19, di mana bidang pabrik gula dan ketenagalistrikan di Indonesia mulai ditingkatkan.

Saat itu, beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang pabrik gula dan teh membangun pembangkit listrik untuk keperluan sendiri.

Baca Juga: Hari Listrik Nasional 27 Oktober, Sejarah Penetapannya Ditandai dengan Dibangunnya PLN 

Pada tahun 1942-1945, terjadi peralihan pengelolaan perusahaan-perusahaan Belnada oleh Jepang, setelah Belanda menyerah kepada Jepang di awal Perang Dunia II.

Proses peralihan kekuasaan kembali terjadi di akhir Perang Dunia II, pada Agustus 1945, saat Jepang menyerah kepada Sekutu.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh para pemuda dan buruh listrik melalui delegasi Buruh atau Pegawai Listrik dan Gas.

Mereka bekerjasama dengan Pemimpin KNI Pusat, berinisiatif menghadap Presiden Soekarno untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan tersebut kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Pada 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga, dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 157,5 MW.

Baca Juga: Hari Listrik Nasional 27 Oktober, Seperti Apa Sejarahnya? Ketahui Awal Mula Dibentuknya PLN 

1 Januari 1961, Jawatan Listrik dan Gas diubah namanya menjadi Badan Pemimpin Umum Perusahaan Listrik Negara atau BPU-PLN, yang bergerak di bidang listrik, gas, dan kokas.

BPU-PLN dibubarkan tepat empat tahun setelahnya, dan pada saat yang sama, dua perusahaan negara, yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Perusahaan Gas Negara (PGN) diresmikan.

Pada tahun 1972, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 18, status PLN ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara, dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK), dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum.

Seiring dengan kebijakan pemerintah yang memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan listrik, maka sejak 1994 hingga sekarang, status PLN beralih dari Perusahaan Umum menjadi Persero dan PKUK.***

Editor: Dinda Indah Puspa Rini

Sumber: PLN


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x