Harga Bahan Pangan Naik, Presiden Jokowi 'Semua Negara Pusing Karena Pandemi DItambah Perang'

- 11 Maret 2022, 15:35 WIB
Harga Bahan Pangan Naik, Presiden Jokowi 'Semua Negara Pusing Karena Pandemi DItambah Perang'
Harga Bahan Pangan Naik, Presiden Jokowi 'Semua Negara Pusing Karena Pandemi DItambah Perang' /Twitter @jokowi

ZONABANTEN.com - Kenaikan harga dan sulitnya mendapatkan bahan pangan merupakan kerisauan yang dialami masyarakat Indonesia saat ini.

Kondisi ini semakin menumpuk setelah perang yang meletus antara Rusia dan Ukraina akhir Februari lalu.

Kesulitan ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-46 Universitas Sebelas Maret (UNS).

Baca Juga: Jokowi Peringatkan Risiko Inflasi dari Krisis Ukraina

"Tadi ibu Menteri Keuangan sudah berikan gambaran betapa sulitnya situasi saat ini. Betapa tidak gampangnya mengelola APBN, mengelola keuangan dalam situasi sangat extraordinary ini," kata Jokowi sebagaimana dikutip melalui chanel YouTube Universitas Sebelas Maret.

Kondisi sulit saat ini, diakui Presiden Jokowi bukan hanya dirasakan Indonesia tapi juga seluruh negara juga mengalami hal yang sama.

Pandemi Covid-19 yang belum usai dib erbagai negara sudah mampu memperlambat pengelolaan bahan pangan dan ekonomi.

Jokowi menyampaikan bahwa para pemimpin dunia juga mengeluhkan hal yang sama.

Baca Juga: Jelang Ramadhan Wapres Ma'ruf Amin Kunjungi Bulog untuk Pastikan Bahan Pokok Aman

"Tambah pusing kita semuanya. Semua negara tambah pusing, semuanya. Pusingnya belum reda, tambah lagi ada perang, sudah bertubi-tubi," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, perang mempersulit pengelolaan ekonomi. Perang yang terjadi antara Rusia-Ukraina telah memicu lonjakan harga minyak mencapai US$130 per barel.

Tidak hanya itu, perang di Eropa Timur juga telah memicu lonjakan harga pangan.

Harga makanan di Rusia naik hingga 12 persen dari harga biasanya dan di Amerika Serikat 6,9 persen, serta di Turki 3 persen.

Baca Juga: Daftar Kartu Prakerja 2022 Gelombang 24 dengan 7 Langkah Mudah Berikut Ini, Beserta Link Pendaftaran

"Semua negara, harga jualnya ke masyarakat sudah naik juga. Kita di sini masih tahan-tahan. Bu Menteri Keuangan Sri Mulyani saya tanya, 'Bagaimana, Bu? Tahannya sampai berapa hari ini?'," ucap Jokowi.

Presiden Indonesia tersebut sudah beberapa kali menyerukan penghentian perang.

Dia juga sudah menyarankan kepada Rusia dan Ukraina untuk melakukan gencatan senjata.

Pandemi yang belum usai sudah menyulitkan banyak pihak dalam sektor ekonomi, ditambah lagi dengan perang yang terjadi.***

Editor: Bunga Angeli

Sumber: PMJ News Youtube Universitas Sebelas Maret


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah