Berusia 448 Tahun, Inilah Masjid Tertua di Kota Tangerang, Awalnya Gubuk Kecil Beratap Daun Kelapa

- 4 April 2024, 15:23 WIB
Masjid Jami' Kali Pasir, masjid tertua di Kota Tangerang yang berusia 448 tahun.
Masjid Jami' Kali Pasir, masjid tertua di Kota Tangerang yang berusia 448 tahun. /Diskominfo Kota Tangerang

ZONABANTEN.com – Masjid Jami’ Kali Pasir adalah masjid tertua di Kota Tangerang yang menjadi saksi bisu penyebaran agama Islam di Kota Tangerang. Dibangun pada 1576 silam, masjid yang berdiri di pinggir Sungai Cisadane ini telah berusia 448 tahun.

Bangunan Masjid Jami’ Kali Pasir menyerap budaya Tionghoa yang dipadukan dengan budaya lokal. Hal itu tampak jelas pada gaya arsitekturnya. Lokasi masjid ini tidak jauh dari Kelenteng Boen San Bio, tempat ibadah penganut agama konghucu, buddha, dan taoisme.

Masjid Jami’ Kali Pasir memiliki empat pilar yang kokoh. Konon, salah satunya adalah pemberian Sunan Kalijaga. Dulu, masjid ini hanyalah sebuah gubuk kecil beratap daun kelapa. Pendirinya bernama Ki Tengger Jati, seorang ulama asal Kerajaan Galuh Kawali.

Baca Juga: Legendaris di Kota Tangerang, Ini Dia Sate Ayam Haji Ishak yang Bisa Terjual 600 Porsi Sehari

Ki Tengger Jati mendirikan gubuk tersebut sebagai tempat istirahat sekaligus tempat ibadahnya selama menyiarkan agama Islam di Kota Tangerang. Namun, gubuk ini sering didatangi para pelancong karena lokasinya dekat dengan Sungai Cisadane.

Saat itu, Sungai Cisadane adalah jalur transportasi orang Timur Tengah untuk berdagang. Masjid Jami’ Kali Pasir kemudian diperbesar karena banyak pelancong yang menginap. Seorang ulama besar asal Persia pun dulu pernah singgah di sini, namanya Syekh Abdul Jalil.

Masjid Jami’ Kali Pasir telah direnovasi beberapa kali. Namun, ciri khasnya tetap dipertahankan. Masjid yang didominasi warna krem dan putih ini juga menjadi simbol keharmonisan umat beragama di Kota Tangerang, yaitu umat Islam dan Tionghoa.

Baca Juga: Daftar Tempat Wisata Religi di Kota Tangerang yang Bisa Didatangi saat Ramadan, Yuk Perkuat Keimanan!

Masjid Jami’ Kali Pasir memiliki nilai sejarah yang tinggi. Konon, pilar pemberian Sunan Kalijaga itu tidak dibuat dengan tangannya melainkan tercipta dari kekuatan sang sunan sendiri. Namun, sayangnya sejumlah artefak di masjid ini hilang entah ke mana.

Di bagian belakang Masjid Jami’ Kali Pasir berdiri beberapa makam tokoh besar pada masanya, termasuk keturunan Kerajaan Padjajaran dan Imam Masjidil Haram. Inilah yang memperkuat daya tarik masjid berusia ratusan tahun tersebut.

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah