Angka Putus Sekolah di Kabupaten Tangerang Tinggi, Maesyal Rasyid: Jangan Sampai Terjadi Lagi

- 14 November 2023, 09:39 WIB
Moch. Maesyal Rasyid saat membuka Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Anak Putus Sekolah dan Tidak Sekolah di Kabupaten Tangerang, sosialisasi ini digelar di Hotel Yasmine, Rabu, 13 November 2023.
Moch. Maesyal Rasyid saat membuka Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Anak Putus Sekolah dan Tidak Sekolah di Kabupaten Tangerang, sosialisasi ini digelar di Hotel Yasmine, Rabu, 13 November 2023. /Setda Kabupaten Tangerang

ZONABANTEN.com – Tingginya angka putus sekolah di Kabupaten Tangerang menuai keprihatinan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid. Dia mengatakan, hal ini tidak boleh terjadi terus-menerus karena semua anak berhak mendapatkan pendidikan di sekolah.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, jumlah anak yang putus sekolah di daerah ini per Oktober 2023 mencapai 21.829 orang, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sebagian dinyatakan drop out (DO) dan sebagian lainnya tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Saya minta jangan terjadi lagi anak-anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah, karena pendidikan merupakan hal yang penting bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Maesyal saat membuka Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Anak Putus Sekolah dan Tidak Sekolah di Kabupaten Tangerang yang digelar di Hotel Yasmine, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin, 13 November 2023.

Maesyal menyampaikan, sosialisasi ini penting dilakukan agar angka putus sekolah di Kabupaten Tangerang benar-benar dapat diverifikasi dan divalidasi sehingga terjamin keakuratannya. Dia pun berharap peserta kegiatan ini dapat memahami segala arahan yang disampaikan agar angka putus sekolah di Kabupaten Tangerang dapat segera dikurangi.

Baca Juga: Jumlah WNA yang Bekerja di Kabupaten Tangerang Meningkat, Mayoritas Guru dari Korea dan Cina

“Saat ini telah berjalan pendataan secara menyeluruh melalui Pusdatin Kemendikbud dan Pakades pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Dengan program Pakades ini akan kita kolaborasikan agar angka putus sekolah di Kabupaten Tangerang segera dituntaskan,” ujarnya.

“Saya berharap sosialisasi ini diikuti dengan baik oleh para operator, yang nantinya setiap desa dapat memiliki data yang akurat mengenai data pendidikan di desa, dan dapat mengentaskan angka putus sekolah di setiap desa,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Dadan, Disdik Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang untuk mengentaskan masalah putus sekolah di daerah ini.

“Kami akan memberikan program beasiswa pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C yang diprioritaskan untuk anak usia 7 sampai 21 tahun serta masyarakat usia di atasnya melalui program Pakades yang merupakan implementasi Desa Peduli Pendidikan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: Warga Kabupaten Tangerang Doakan Aulia Rahman, Pemuda Lokal yang Berlaga di Piala Dunia U-17

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis

Sumber: tangerangkab.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah