Besok, PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang, Telah Tembus 100.991 Kasus Positif per 25 Oktober 2020

- 25 Oktober 2020, 16:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terancam dicopot gara-gara PSBB kata Arief Puyono.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terancam dicopot gara-gara PSBB kata Arief Puyono. /Pikiran Rakyat

ZONABANTEN.com – PSBB Transisi Jakarta diperpanjang, DKI Jakarta jadi penyumbang kasus positif Covid 19 terbanyak secara nasional dengan total kumulatif kasus positif Covid 19 hingga hari Minggu 25 Oktober 2020 pada pukul 12.00 WIB telah mencapai 100.991 kasus

Sementara total kumulatif kasus sembuh sebanyak 86.721 dan meninggal dunia sebanyak 2.164 jiwa.

Pada hari minggu ini penambahan harian kasus sembuh meningkat, terhitung sampai pada pukul 12.00 WIB terdapat 1.229 Orang sembuh jika dibandingkan dengan hari kemarin yang bertambah sebanyak 1.155 orang, dan penambahan harian kasus positif hari ini ada sebanyak 771 orang.

Baca Juga: Update Corona DKI Jakarta Minggu 25 Oktober 2020, SELAMAT! 1.229 Orang Sembuh Covid 19 Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta hingga 8 November 2020 mendatang.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Jakarta.

Seperti yang kami kutip dari RRI, Anies menuturkan "Kami kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif selama 14 hari, terhitung tanggal 26 Oktober sampai 8 November 2020 sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus COVID-19. Hal ini sesuai dengan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1020 Tahun 2020," Ujar Anies dalam keterangannya pada hari Minggu 25/10/2020.

Baca Juga: Hari Ini! Shopee Gajian Sale Hadirkan Gratis Ongkir, Cashback 100%, dan Flash Sale 60RB!

Nantinya jika kasus penularan Covid 19 di Jakarta terus melonjak, Anies menegaskan, akan menarik kebijakan rem darurat.

Maka, Jika rem darurat ini benar  ditarik, PSBB ketat seperti yang diberlakukan pada bulan September sebelumnya akan kembali diberlakukan, dan juga dapat berpengaruh pada aktivitas masyarakat yang akan lebih dibatasi daripada saat PSBB transisi ini.

“Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB Masa Transisi dan menerapkan kembali pengetatan” lanjut Anies.

Baca Juga: Pakai Trik Ini supaya BLT Bansos Rp500 Ribu per KK Non PKH Langsung Cair

Anies juga mengklaim selama 2 minggu terakhir kasus pergerakan Covid 19 di Jakarta sudah relatif melandai.

Selama sepekan terakhir, Rata-rata persentase kasus positif pada 9.9 persen dengan rasio test 5.8 orang per-1000 penduduk.

“Keterisian tempat tidur ICU juga relatif menurun dari 68 persen pada 12 Oktober 2020 menjadi 62 persen pada 24 Oktober 2020," tambahnya

Baca Juga: Gempa 5.9 SR Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Anies juga tak lupa mengingatkan agar masyarakt selalu mematuhi aturan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 demi memutus mata rantai penularan Covid-19.

Serta diharapkan untuk saling mengingatkan terkait pentingnya penerapan 3M (Penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).***

 

Editor: Bondan

Sumber: BNPB RRI


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah