Ilmuwan Inggris Kembangkan Alat untuk Lacak Sinyal Alien di Tahun 2030

- 13 April 2022, 13:06 WIB
Ilmuwan Inggris Kembangkan Alat untuk Lacak Sinyal Alien di Tahun 2030
Ilmuwan Inggris Kembangkan Alat untuk Lacak Sinyal Alien di Tahun 2030 /Obelixlatino /pixabay.com

ZONABANTEN.com – Para ilmuwan Inggris saat ini sedang mengembangkan teleskop radio besar bernama Square Kilometer Array (SKA) untuk memindai langit malam guna mencari sinyal yang berasal dari alien.

Teleskop tersebut dikatakan akan memiliki 130 ribu antena yang berlokasi di Afrika Selatan dan Australia Barat.

Para ilmuwan mengatakan bahwa alat tersebut dirancang untuk menangkap sinyal radio alami maupun sinyal yang dibuat oleh alien yang terlalu sulit dideteksi oleh teleskop yang sudah ada saat ini.

Baca Juga: DREAMCATCHER Suarakan Selamatkan Bumi dengan Lagu Comeback MASION, Ini Lirik Inggris dan Hangulnya

Teleskop ini telah dikembangkan selama 30 tahun terakhir dan akan mulai diperkenalkan pada tahun 2025.

Saat ini, para ilmuwan juga sedang mengembangkan perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan alat tersebut.

Teleskop ini diklaim akan menjadi teleskop radio terbesar di dunia, dan akan diuji terlebih dulu sebelum diluncurkan ke seluruh jaringannya.

Ilmuwan Inggris berharap teleskop radio ini dapat mengirimkan lebih dari 600 juta gigabyte sinyal yang datang dari luar angkasa.

Baca Juga: Ruang ImersifA di Museum Nasional Segera Dibuka Umum, Tiketnya Murah dan Wajib Dikunjungi!

Dalam pembuatannya, dana yang digelontorkan adalah sebesar 1,84 miliar dolar.

Ketika mulai beroperasi pada tahun 2030 nanti, teleskop ini dikatakan akan memungkinkan para ilmuwan untuk mengintip alam semesta secara detail, yang belum pernah mereka saksikan sebelumnya.

Selain itu, teleskop ini juga akan digunakan oleh para ilmuwan untuk mendeteksi sinyal alien yang selama ini sangat sulit untuk dideteksi dari luar angkasa.

Berbagai antena SKA akan dihubungkan satu sama lain sehingga teleskop tersebut dapat berbagi data dalam jumlah besar.

Baca Juga: Menko Polhukam Mahfud MD Bantah Mahasiswa adalah Pelaku Penganiayaan Ade Armando

Antena-antena ini akan terhubung di seluruh wilayah Karoo di Afrika Selatan dan Murchison di Australia Barat.

Otak teleskop ini dirancang untuk mengidentifikasi masalah dan menerjemahkan sinyal yang diterimanya menjadi data yang dapat digunakan oleh para ilmuwan untuk membuat penemuan baru.***

 

Editor: Bunga Angeli

Sumber: New York Post


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x