Program Santri Digitalpreneur Diluncurkan di Kabupaten Serang, Sandiaga Uno Ingin Santri Kreatif di Era Modern

- 30 Maret 2024, 10:16 WIB
Al Muktabar saat mendampingi Sandiaga Uno di Ponpes Nur El Falah Kabupaten Serang untuk meluncurkan program Santri Digitalpreneur, Jumat, 29 Maret 2024.
Al Muktabar saat mendampingi Sandiaga Uno di Ponpes Nur El Falah Kabupaten Serang untuk meluncurkan program Santri Digitalpreneur, Jumat, 29 Maret 2024. /Pemprov Banten

ZONABANTEN.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI), Sandiaga Salahuddin Uno, meluncurkan progam Santri Digitalpreneur di Pondok Pesantren (Ponpes) Nur El Falah, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Jumat, 29 Maret 2024.

Sandiaga Uno didampingi Penjabat (Pj.) Gubernur Banten, Al Muktabar. Acara tersebut diikuti sekitar lima ratus santri yang berasal dari beberapa ponpes pilihan. Menurut Al Muktabar, program Santri Digitalpreneur sangat potensial diterapkan di Provinsi Banten yang dijuluki sebagai daerah sejuta kiai dan santri.

Apalagi, kata dia, zaman semakin berkembang, teknologi semakin canggih. Santri tidak hanya wajib memahami ilmu agama, tetapi juga harus mampu menghadapi kemajuan zaman yang sangat cepat. Sebab, berbagai sektor kini bersentuhan langsung dengan teknologi, termasuk ekonomi.

“Di era kemajuan teknologi seperti saat ini, dunia digital yang ada di dalamnya ada potensi ekonomi kreatif. Mau tidak mau harus kita hadapi agar para santri atau generasi muda kita tidak tertinggal dengan perkembangan dunia,” katanya.

Baca Juga: Berkah Ramadan, 500 Kiai di Kabupaten Serang Dapat Sembako dan Uang Tunai

Al Muktabar menuturkan, dengan memanfaatkan teknologi, santri mampu bersaing di era modern. Misalnya menggunakan platform tertentu untuk membangun sebuah bisnis. Selain lebih cepat, biaya operasionalnya juga lebih murah. Tidak harus repot seperti zaman dulu karena teknologi belum berkembang.

“Oleh karenanya, saya apresiasi kepada jajaran pengurus Ponpes Nur El Falah yang telah lebih dulu menginisiasi gerakan digital entrepreneur,” ujarnya.

Al Muktabar berharap semakin banyak ponpes di Provinsi Banten yang mengajarkan konsep digital entrepreneur kepada para santrinya. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat Provinsi Banten ke depannya akan semakin baik. Santri juga perlu beradaptasi dengan kemajuan zaman.

“Kita ingin mempercepat itu dengan segala potensi yang dimiliki Provinsi Banten,” tuturnya.

Baca Juga: Warga Kabupaten Serang Dapat Pengobatan Gratis dari Pemprov Banten, Sejumlah Nakes Dikerahkan

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah