Presiden Jokowi : Hari Raya Idul Fitri Momentum Jaga Kesatuan Bangsa

- 23 Mei 2020, 23:06 WIB
Presiden Jokowi /Dok : BPMI

ZONABANTEN.com – Pemerintah telah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441H jatuh hari pada Minggu, 24 Mei 2020. Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Fachrul Razi, di Kantor Kementerian Agama Jakarta pada Jumat (22/05). 

Hari Raya Idul Fitri kali ini terasa berbeda bagi umat muslim, karena banyaknya keterbatasan yang dikarenakan oleh adanya pandemi covid-19 seperti larangan untuk tidak mudik, himbauan tidak malam takbiran keliling dan himbauan Salat Ied di rumah masing-masing.

Namun karena kondisi pandemi, maka malam 1 syawal ini, pemerintah menyelenggarakan acara malam takbiran secara virtual, dengan tajuk Takbir Virtual Nasional dan Pesan dari Masjid Istiqlal.   

Baca Juga: Menteri Agama Akan Takbiran dan Salat Id Di rumah Bersama Keluarga

Takbir Virtual Nasional yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal Jakarta juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri kali ini menjadi momentum untuk menjaga kesatuan bangsa.

"Hari Raya idul fitri adalah momen yang tepat untuk menjaga kesatuan bangsa, menjaga erat tali persaudaraan, dan ikatan persatuan kita sebagi anak bangsa," ujar Presiden melalui sambungan konferensi video, Sabtu (23/05) malam.

Hari Raya di tengah pandemi ini menurut Presiden Jokowi menambah peluang untuk setiap muslim melaksanakan ibadah lainnya untuk menyambut Idul Fitri, seperti melaksanakan zakat fitrah dan memperbanyak sedekah. 

Baca Juga: Polisi Berhasil Amankan Sabu Seberat Hampir 1 Ton di Serang, Banten

"Oleh karena itu, keadaan senang atau pun sedih, berlimpah atau kekurangan, sulit atau pun mudah, rumit atau pun sederhana, jika Allah benar-benar menghendakinya, dan kita bisa menerimanya dengan ikhlas dan dalam taqwa dan tawakal," kata Presiden. 

Presiden juga mengingatkan Ramadan adalah bulan ketaqwaan. Seorang hamba dikatakan lulus, ketika dapat menjadi lebih baik dan lebih taqwa setelah menjalani puasa di bulan yang suci ini. "Kita perlu istiqomah dalam menjalankan amaliah Ramadan dan melanjutkan amaliah-amaliah Ramadan di bulan berikutnya," pesan Presiden Jokowi. ***

Halaman:

Editor: Bondan Kartiko Kurniawan

Sumber: Kemenag


Tags

Komentar

Terkini

X