Kepala BNPB Doni Monardo Minta Kapolri Ambil Langkah Tegas Terhadap Pelanggar PSBB

- 21 Mei 2020, 12:51 WIB
Kepala BNPB, Doni Monardo* (Foto: Humas/Agung). /Setkab

ZONABANTEN.com – Pelanggaran terhadap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan protokol kesehatan masih saja terjadi. Hal ini mengundang keprihatinan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Bencana Covid-19, Doni Monardo.

Doni mengakui , pihaknya tealah meminta kepada Kapolri untuk mengambil langkah-langkah tegas kepada semua pelanggar PSBB.

Baca Juga: Karena Kurang Biaya, Bapak Korban PHK Ini Nekat Mudik Jalan Kaki

“PSBB yang masih berlaku tetapi masyarakat juga masih belum begitu banyak yang mematuhi, masih ada yang nekat, ramai bagaimana tugas-tugas kita semua untuk bisa menjamin bahwa tidak akan ada gelombang kedua. Ini sangat benar, sangat benar,” ujar Kepala BNPB saat menjawab pertanyaan wartawan usai Rapat, Rabu (20/5).

Ia menambahkan bahwa masih ada keramaian, masih sering kumpul-kumpul dan sering melakukan aktivitas yang sebenarnya bisa ditahan dulu atau bisa dihindari dulu.

“Ini adalah waktu krusial buat kita. Menjelang Lebaran dan akhir Lebaran yang akan datang, sekali lagi, adalah saat-saat kritis,” imbuh Doni.

Baca Juga: Presiden Jokowi Luncurkan Produk Inovasi Anak Bangsa Untuk Tangani Covid-19

Kalau ingin segera memutus mata rantai penularan, menurut Ketua Gugus Tugas, kalau ingin segera kembali kepada kehidupan yang new normal, maka 2 minggu terakhir ini adalah waktu yang terbaik.

“Energi, tenaga, biaya, waktu, kelelahan sudah sangat besar. Bahkan data yang disampaikan oleh salah satu kementerian dan lembaga yang tadi melapor kepada Bapak Presiden, 81% masyarakat kita itu ingin segera mengakhiri PSBB,” imbuhnya.

Namun, Kepala BNPB sampaikan tidak mungkin bisa mencabut PSBB apabila masyarakat masih belum patuh, karena tingkat kepatuhan ini penting sekali.

Halaman:

Editor: Bondan Kartiko Kurniawan

Sumber: setkab


Tags

Komentar

Terkini

X