Akibat Letusan Gunung Berapi Tonga, Perairan Peru 'Menghitam' Sepanjang 2 Kilometer

- 18 Januari 2022, 17:53 WIB
Akibat letusan gunung berapi Tonga, perairan Peru menghitam sepanjang 2 kilometer.
Akibat letusan gunung berapi Tonga, perairan Peru menghitam sepanjang 2 kilometer. /REUTERS

ZONABANTEN.com - Letusan Gunung Berapi Tonga menyebabkan gelombang besar di sekitar pantai Pasifik.

Pada Minggu, 16 Januari 2022, akibat letusan gunung Tonga gelombang besar menghantam perairan Peru dan mengguncang kapal pengangkut minyak.

Sedikitnya dua kilometer pantai tengah Peru dan dua pantainya menghitam dan kotor oleh tumpahan minyak dari kapal pengangkut yang diguncang ombak akibat letusan gunung berapi di Tonga.

Baca Juga: Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia dalam FIFA Match Day Januari 2022, Ini Calon Lawan dan Jadwal Pertandingan

Kementerian Lingkungan Hidup mengawasi pembersihan daerah di distrik pesisir Ventanilla di mana tumpahan terjadi pada hari Minggu.

Tumpahan terjadi saat pembongkaran minyak mentah dari kapal untuk memasok kilang La Pampilla, yang dimiliki oleh perusahaan Spanyol Repsol.

Sebelumnya, Institut Pertahanan Sipil Nasional (Indeci) dan pusat darurat Kementerian Energi dan Pertambangan mengatakan gelombang pasang yang tercatat di Ventanilla, sebagai akibat dari letusan gunung berapi, telah mengubah proses pembongkaran minyak mentah untuk kilang minyak.

Baca Juga: Ada Gempa Aleppo hingga Tsunami Aceh, Berikut 5 Bencana Alam Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

"Sayang sekali. Saya melihat ada dampak serius di wilayah pesisir laut. Awalnya dua setengah kilometer (kerusakan) dilaporkan, tetapi sekarang kami melihat itu berdampak pada dua pantai," kata Menteri Lingkungan Hidup, Ruben Ramirez.

Halaman:

Editor: Bunga Angeli

Sumber: Reuters


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x