Tol Bogor-Serpong Sepanjang 31 Kilometer Bakal Dibangun, Ini Dia Calon Pemenang Proyeknya

- 29 Mei 2024, 11:34 WIB
Ilustrasi - Kementerian PUPR akan membangun Tol Bogor-Serpong sepanjang lebih dari 31 kilometer
Ilustrasi - Kementerian PUPR akan membangun Tol Bogor-Serpong sepanjang lebih dari 31 kilometer /Pixabay

ZONABANTEN.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun Tol Bogor-Serpong sepanjang 31,12 kilometer dengan dana sekitar 13,14 triliun rupiah. Daftar calon pemenang proyek ini telah dirilis pada Selasa, 14 Mei 2024.

Menurut Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, perusahaan yang akan menjalankan proyek Tol Bogor-Serpong adalah PT Persada Utama Infra, PT Jasa Marga, PT Adhi Karya, dan PT Hutama Karya Infrastruktur.

“Panitia Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol telah selesai mengevaluasi serta melakukan negosiasi terhadap Dokumen Penawaran yang disampaikan oleh Peserta Lelang dan telah memperoleh penetapan,” kata BPJT, dilansir dari situs resminya pada Rabu, 29 Mei 2024.

“Sebagaimana tertuang dalam Surat PUPR Nomor PB 0201-Mn/421 tanggal 14 Mei 2024 hal Penetapan Hasil Negosiasi pada Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung,” lanjut BPJT.

Baca Juga: Waduh, Tangsel Jadi Kota dengan Udara Terkotor di Indonesia, Jangan Lupa Pakai Masker!

Proyek Tol Bogor-Serpong merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang akan terhubung dengan dua jalan tol eksisting, yaitu Tol Serpong-Balaraja di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Tol Bogor Outer Ring Road di Kabupaten Bogor.

Proyek tersebut diperkirakan bakal rampung pada kuartal pertama 2026 atau sekitar Januari-Maret 2026. Dengan adanya tol ini, Bogor-Serpong dapat ditempuh dalam waktu 45 menit, biasanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam.

Terkait calon pemenang proyek tersebut, BPJT memberikan kesempatan kepada sejumlah perusahaan yang merasa keberatan dengan hasil evaluasi dan negosiasi yang telah dilakukan BPJT. Sanggahan paling lambat disampaikan pada Selasa, 28 Mei 2024.

“Peserta Pelelangan yang berkeberatan atas daftar peringkat atau hasil negosiasi yang telah diumumkan oleh Panitia, diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis kepada Kepala BPJT disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan,” kata BPJT.

Baca Juga: Seharian Ngantri Layanan BPJS di BSD Tangsel, Ikang Fawzi: Sabar, Namanya Juga Rakyat

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah