Marak Remaja Nakal, DP3AP2KB Kota Tangerang Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

- 19 Mei 2024, 15:07 WIB
Ilustrasi remaja nakal
Ilustrasi remaja nakal /Freepik

ZONABANTEN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkomitmen untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas dan berakhlak mulia agar dapat berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Di zaman yang semakin modern ini, para orang tua di Kota Tangerang diimbau untuk mengawasi pergaulan anak masing-masing agar tak terjerumus ke dalam lubang pergaulan yang salah dan menyesatkan.

Imbauan itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Jatmiko. Dia menyoroti kriminalitas yang belakangan ini marak dilakukan anak muda.

“Jangan sampai anak-anak Kota Tangerang terlibat di dalam kegiatan negatif, jangan sampai anak-anak terbawa pergaulan yang salah, narkoba, tawuran, geng motor, atau tindak kriminal lainnya,” kata dia, dilansir dari situs resmi Pemkot Tangerang pada Minggu, 19 Mei 2024.

Baca Juga: Waspada Kecanduan Gadget pada Anak, Begini Cara Mencegahnya Menurut Puspaga Kota Tangerang

Menurut Jatmiko, anak dan orang tua harus menjalin komunikasi yang baik. Orang tua harus memberikan kasih sayang sehingga anak tidak mencari perhatian di tempat lain, apalagi bergaul dengan orang yang salah dan akhirnya menjadi pelaku kriminal.

“Membangun energi komunikasi anak di rumah yang lebih positif, rumah yang memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang hingga anak-anak tidak mencari pengakuan di luar rumah,” ujarnya.

Jatmiko menuturkan, pihaknya berupaya mencegah kenakalan remaja dengan cara memaksimalkan fungsi balai Rukun Warga (RW) yang tersedia di setiap wilayah permukiman masyarakat Kota Tangerang.

Ada pula Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang yang menyediakan berbagai layanan untuk menjawab persoalan terkait masalah anak dan keluarga. Layanan ini dapat dimanfaatkan secara cuma-cuma alias gratis.

Baca Juga: Dinkes Kota Tangerang: Anak Gemoy Bukan Berarti Sehat, Itu Obesitas yang Harus Diatasi

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah