Bertemu Ribuan Warga Badui, Pj. Gubernur Banten: Saya Titip Anak-Anak, Jangan Sampai Stunting

- 19 Mei 2024, 11:49 WIB
Pj. Gubernur Banten saat menerima kunjungan ribuan warga Badui yang menggelar tradisi Seba, Sabtu, 18 Mei 2024.
Pj. Gubernur Banten saat menerima kunjungan ribuan warga Badui yang menggelar tradisi Seba, Sabtu, 18 Mei 2024. /Pemprov Banten

ZONABANTEN.com – Ribuan warga Badui mendatangi Gedung Negara Provinsi Banten yang berada di Kota Serang untuk bersilaturahmi dengan pemerintah setempat. Kegiatan ini merupakan rangkaian tradisi Seba yang rutin digelar setiap tahun.

Penjabat (Pj.) Gubernur Banten, Al Muktabar, menyambut kedatangan ribuan warga Badui tersebut pada Sabtu malam, 18 Mei 2024. Dalam pertemuan ini, dia meminta masyarakat Badui untuk mencegah stunting di wilayah permukiman mereka.

“Saya menitipkan anak-anak, jangan sampai terkena stunting. Bila perlu dukungan, Pemprov Banten siap hadir,” katanya, dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada Minggu, 19 Mei 2024.

Al pun meminta masyarakat Badui untuk senantiasa membina anak-anak suku Badui dengan baik dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil agar berkembang, tidak sekadar menjalani kehidupan di pedalaman.

Baca Juga: Al Muktabar Jadi Pj. Gubernur Banten Lagi, Tito Karnavian: Itu Pilihan Presiden Joko Widodo

Pada kesempatan ini, Al juga memberikan bingkisan. Dia pun menerima bawaan dari masyarakat Badui yang menggelar Seba Kecil dan berharap tradisi ini dapat membawa berkah bagi mereka yang senantiasa menjaga alam.

“Semoga para puun, para jaro, dan warga masyarakat adat Badui diberikan kesehatan dalam kehidupan gemah ripah loh jinawi,” ujarnya.

Menurut Al, tradisi Seba kali ini diikuti 1.500 warga Badui dari lima desa. Mereka juga membawa beragam hasil Bumi untuk Pemprov Banten. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat Badui atas hasil panen mereka yang melimpah.

“Menandakan terjadi harmoni yang baik di masyarakat adat Badui. Hasil-hasil bumi yang disampaikan sebagai simbol kesejahteraan masyarakat adat Badui,” ucapnya.

Baca Juga: Pj. Gubernur Banten Ingin Antikorupsi Jadi Mata Pelajaran di Sekolah dan Diajarkan sejak Dini

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah