Pasca Lebaran 2024, Disdukcapil Kabupaten Serang Bakal Merazia KTP Pendatang

- 20 April 2024, 14:40 WIB
Disdukcapil Kabupaten Serang akan merazia KTP pendatang pasca Idulfitri 2024
Disdukcapil Kabupaten Serang akan merazia KTP pendatang pasca Idulfitri 2024 /Pemkab Serang

ZONABANTEN.com – Pasca Idulfitri 1445 Hijriah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang akan segera menggelar razia Kartu Tanda Penduduk (KTP) pendatang yang berada di daerah ini.

Pasca lebaran, jumlah pendatang di Kabupaten Serang biasanya mengalami peningkatan. Mayoritas dari mereka adalah pencari kerja (pencaker). Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, pihaknya akan menggelar razia selama 5 hari.

“Kami merencanakan akan melakukan operasi razia KTP non permanen, insyaallah penertiban pada tanggal 29 April sampai 7 Mei selama 5 hari kerja,” katanya.

Nerry menambahkan, sebelum menggelar razia tersebut, pihaknya akan melakukan sosialisasi bersama instansi terkait pada Selasa, 23 April 2024. Kegiatan ini merupakan bentuk kepatuhan pihaknya terhadap Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 24 Tahun 2022.

Baca Juga: Program Santri Digitalpreneur Diluncurkan di Kabupaten Serang, Sandiaga Uno Ingin Santri Kreatif di Era Modern

“Makanya kita akan melakukan razia, karena kemungkinan akan banyak pendatang arus balik dari kota lain ke Kabupaten Serang setelah lebaran yang dibawa oleh keluarga atau temannya,” ujar Nerry.

Namun, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, Ardhianty Utami, sejauh ini pihaknya belum menerima data atau laporan soal kedatangan pendatang dari luar Kabupaten Serang pasca lebaran 2024.

“Kita harus lihat ke lapangan bersama instansi lain meski kami belum menerima adanya pencaker dari luar daerah,” tuturnya.

Utami menyampaikan, informasi tersebut dapat diketahui dari aplikasi yang dikembangkan Disnakertrans Kabupaten Serang. Saat ini, kata dia, belum ada pencaker dari luar Kabupaten Serang yang terdata sehingga pemantauan harus dilakukan secara langsung.

Baca Juga: Dihantam Kereta Api, Sebuah Mobil di Kabupaten Serang Rusak Parah, 4 Orang Jadi Korban

“Disnakertrans sudah punya aplikasi kartu pencari kerja, bisa batasi di situ, info sementara ini pencaker dari luar belum ada yang masuk,” ucapnya.

Sementara itu, razia KTP pendatang ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Serang. Sebab, pendatang yang telah menetap di suatu daerah selama 6 bulan akan dianggap sebagai warga daerah tersebut meskipun statusnya berdomisili di daerah lain.

Metode itulah yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS) saat mengumpulkan data angka pengangguran di suatu daerah. Oleh karena itu, razia KTP pendatang ini merupakan bentuk antisipasi untuk mencegah pertambahan atau lonjakan angka pengangguran.***

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah