Gara-Gara Baliho, Mahasiswa Tangerang Raya Minta Jabatan Moch. Maesyal Rasyid Dicopot

- 15 Maret 2024, 11:30 WIB
Mochamad Maesyal Rasyid, Sekda Kabupaten Tangerang.
Mochamad Maesyal Rasyid, Sekda Kabupaten Tangerang. /Pemkab Tangerang

ZONABANTEN.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, menuai kritikan keras dari Forum Komunikasi Mahasiswa Tangerang Raya (FKM TR) karena dirinya dinilai menyalahi aturan sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baru-baru ini, baliho bergambar wajah Maesyal dengan embel-embel Calon Bupati Tangerang Periode 2024-2029 mulai bermunculan dan dianggap tidak etis. Pasalnya, Maesyal masih aktif bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Menurut Malik Abdul Azis, Koordinator FKM TR, Maesyal seharusnya tidak berpolitik jika masih berstatus ASN dan bertugas di lingkungan pemerintah daerah (pemda). Oleh karena itu, dia mendesak Penjabat (Pj.) Bupati Tangerang untuk mencopot jabatan Maesyal.

“Jika mengacu kepada jabatan yang saat ini diemban Maesyal Rasyid yang masih aktif menjadi Sekda, pemasangan spanduk tersebut syarat akan kepentingan dan akan mengganggu netralitas ASN,” katanya, dilansir dari Pikiran Rakyat Tangerang Kota pada Jumat, 15 Maret 2024.

Baca Juga: Zulkarnain Siap Ikut Pilkada 2024 Kabupaten Tangerang, Ini Program yang Bakal Dijalankannya

Abdul mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2024 yang menyebutkan bahwa ASN dilarang menimbulkan konflik untuk kepentingan pribadi maupun kelompok atau golongan tertentu. Menurutnya, pemasangan baliho tersebut melanggar kode etik ASN.

Abdul menegaskan, Maesyal seharusnya tidak berkampanye sebagai Calon Bupati Tangerang secara terang-terangan. Hal ini menurutnya adalah sebuah pelanggaran yang tidak patut dilakukan seorang ASN sekaligus pejabat daerah seperti Maesyal.

“Seharusnya Sekda tidak terang-terangan dengan menyebut dirinya sebagai Calon Bupati Tangerang karena dirinya masih menjabat. Itu pelanggaran kode etik,” tuturnya.

Pilkada Kabupaten Tangerang tahun 2024 baru akan digelar pada November mendatang. Namun, baliho bergambar wajah Maesyal telah dipasang di sejumlah tempat termasuk media sosial (medsos). Hal ini pun dikritik Koordinator Gerakan Elemen Pemuda Peduli Kabupaten Tangerang (Gempar), Ali Alatas.

Baca Juga: Didukung Partai NasDem, Chris Indra Wijaya Siap Ikut Pilkada 2024 Kabupaten Tangerang

Halaman:

Editor: Rismahani Ulina Lubis


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah