Sering Kunker, Politisi PDI Perjuangan Ini Bandingkan Pengelolaan Sampah di Kota Tangsel

- 27 Mei 2020, 20:05 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangsel Aldi Zuhri (kemeja biru) /ISTIMEWA

ZONABANTEN.com - Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Aldi Zuhri membandingkan pengelolaan sampah di kota-kota lain, saat dirinya melakukan kunjungan kerja (Kunker).

Politisi PDI Perjuangan ini menyatakan, di kota/kabupaten lain, sampah dapat dikelola dengan baik, sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami sudah kunjungan ke Surabaya dan Blitar, (disana) mereka sampah itu dikelola yang berguna bagi masyarakat, bukan sampah itu hanya ditimbun kemudian masyarakat cari uang recehan," kata Aldi Zuhri saat ditemui di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang, Rabu (27/5/2020).

Baca Juga: Komisi IV Ingin Perluas Cipeucang, Sekdis LH Tangsel: Mending Bayar Retribusi ke Bogor

Menurutnya, di TPA Cipeucang sendiri tidak pernah terjadi pengolahan sampah. Sehingga, tambahnya tempat tersebut sudah tidak layak dalam menampung sampah yang ada.

"Sampah inikan tenaga listrik juga, namun gak tau Tangsel ini entah sampai saat ini belum siap atau belum mau, atau bahkan belum ada sahwatnya," tambahnya.

"Secara kualitas saya melihat langsung bahwa Cipeucang sudah tidak layak karena sampahnya sudah over load. Sheet pile yang ditanam dalamnya 11 meter, sementara yang diatas tanah tingginya 2 meter, jadi total 13 meter. Padahal sampahnya 14 atau 15 meter, ketika curah hujan terus menerus saya kira memang tidak akan kuat," kata Aldi.

Baca Juga: 11 Tahun Berdiri, Tangsel Tak Pernah Kelola Sampah di Cipeucang

Di lokasi yang sama Anggota Komisi IV DPRD Aji Bromokusumo pun menyatakan bahwa pengelolaan sampah di Kota Tangsel masih tarik ulur. Soal Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), pendistribusian sampah ke Nambo Kabupaten Bogor, masih menjadi misteri.

"Kapasitas yang diangkut hanya sekitar 300 ton sedangkan Tangsel sendiri total produksi sampahnya hampir 1000 ton, 3 kali lipat ketinggalan, sementara landfill 3 yang mau direncanakan masih belum beres, nambo juga belum beres. jadi masih tarik ulur," ungkap Aji.

Halaman:

Editor: Bondan Kartiko Kurniawan


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X