Tanggul Sampah Senilai 24 Miliar Jebol, PSI: Harus Diusut Tuntas

- 22 Mei 2020, 23:06 WIB
Tempat Pembuangan Akhir Cipeucang di Tangerang Selatan longsor

ZONABANTEN.com - Tanggul penopang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) jebol beberapa waktu lalu. Tanggul senilai Rp.24 miliar tersebut, diketahui belum genap enam bulan dikerjakan.

Dikatakan Sekretaris Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel Aji Bromokusumo bahwa tanggul yang menelan anggaran cukup besar tersebut perlu diusut tuntas. Pasalnya, kata Aji, belum juga genap enam bulan, tanggul itu sudah jebol.

Baca Juga: DLH Tangsel Tak Tahu Penyebab Longsornya TPA Cipeucang, KLHK: Kami Sedang Konfirmasi Walikota

"Hasil penelusuran sementara kami, informasi awal nilai kontrak tersebut sebesar Rp. 23.851.489.070,51; dengan nilai segitu, belum sampai enam bulan sudah jebol, patut dipertanyakan. Tunggu penelusuran kami lebih jauh. Waktu warga meninjau ke lokasi, terlihat sheet pile (tanggul) yang jebol hanya sekedar dipasang diatas tumpukan sampah, tanpa ada terlihat struktur ataupun penguat," kata Aji yang juga merupakan Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangsel, Jumat (22/5/2020).

"Kami akan menelusuri siapa yang membangun tanggul atau sheet pile tersebut, menurut warga baru kemarin Desember 2019. Kalau memang benar itu pengerjaan tanggul asal pasang, ditumpuk diatas sampah tanpa struktur atau penguat, itu harus diusut tuntas. Apa-apaan, belum enam bulan sudah jebol begitu!" kesal Aji.

Baca Juga: Tanggul Penahan Sampah TPA Cipeucang Jebol, YAPELH:Ini Bencana Sampah

Hal senada dikatakan Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel Alex Prabu saat mendatangi lokasi. Bersama Aji, Alex mendapatkan keterangan dari salah seorang Ketua RT yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi jebolnya tanggul.

"Kami berdua segera mendatangi lokasi. Warga menyampaikan bahwa kejadian jebolnya tanggul itu sekitar pukul 01:00 dini hari, dan menjelang sahur terlihat air sungai mulai naik karena tumpukan sampah melimpah menutupi badan sungai dan menyisakan hanya satu meter lebar sungai,” kata Alex.

Baca Juga: 719 Pemudik Nekat Terjaring Razia, 95 kendaraan Travel Gelap Diamankan

"Kami baru dapat informasi bahwa DLH sudah turun menangani limpahan sampah ke sungai. Ini hujan sudah mulai deras, kita jalan dulu, semoga jangan hujan deras, kasihan warga kalau kebanjiran seperti Januari kemarin,” tutup Alex.

Halaman:

Editor: Bondan Kartiko Kurniawan


Tags

Komentar

Terkini

X