Alami Gempa di Gedung Bertingkat? 7 Tindakan Penting yang Perlu Dilakukan Untuk Menyelamatkan Diri

- 14 Januari 2022, 23:24 WIB
Alami Gempa di Gedung Bertingkat? Lakukan 7 Tindakan Penting Ini  Saat Mitigasi Bencana. Ilustrasi foto/Pexels/Tom Fisk
Alami Gempa di Gedung Bertingkat? Lakukan 7 Tindakan Penting Ini Saat Mitigasi Bencana. Ilustrasi foto/Pexels/Tom Fisk /

ZONABANTEN.com - Berada di dalam gedung bertingkat atau tinggi saat terjadi gempa? Jangan panik, terapkan tujuh tindakan ini sebagai bentuk penyelamatan diri.

Baru saja wilayah selatan Banten diguncang gempa magnitudo berkekuatan 6,7 skala richter pada Jum'at petang, 14 Januari 2022, yang berada di kedalaman 10 km.

Selama gempa terjadi dalam hitungan beberapa detik, getaran gempa rupanya sangat dirasakan di wilayah Jakarta, Bogor Depok, dan sekitarnya.

Hal ini membuat kepanikan warga yang berada di dalam rumah maupun yang berada di gedung bertingkat berlomba-lomba menyelamatkan diri dengan evakuasi ke luar bangunan.

Namun mitigasi saat gempa bumi yang salah bisa menyebabkan bahaya yang fatal, contohnya berlarian menuju tangga darurat saat gempa masih terjadi.

Baca Juga: BMKG Revisi Kekuatan Gempa Tektonik di Perairan Banten Sore Tadi

Untuk menghindari kesalahan seperti itu, dirangkum 7 tindakan penting yang perlu dilakukan saat gempa terjadi di gedung bertingkat/tinggi:

1. Hindari furnitur atau perabotan tinggi yang mudah jatuh, seperti lemari, rak, dan cermin karena berpotensi untuk jatuh dan menimpa tubuh atau menghalangi jalan saat akan keluar.

2. Jauhi sebisa mungkin jendela kaca atau barang-barang yang mudah pecah. Lindungi mata yang merupakan bagian sensitif jika ada serpihan kaca yang terpecah.

3. Segera menunduk dan cari tempat berlindung seperti dibawah meja, dibawah kursi, atau apapun yang dapat melindungi badan apabila ada benda/material yang jatuh. Selalu usahakan untuk melindungi bagian kepala, bisa menggunakan tas, buku tebal, ataupun bantal.

4. Selain berlindung dibawah meja, kita bisa berlari menuju tempat aman lainnya yakni di dekat kontruksi kuat seperti tiang-tiang besar (pondasi)/pilar beton dan berdiri di dekat lift. Mengapa? Karena elemen struktur yang digunakan di area itu bisa meredam distribusi gempa dan menjadi tempat yang kuat  dari bangunan tersebut.

Baca Juga: Santri Meninggal Dunia dalam Peristiwa Kebakaran di Rumah Tahfidz Al Quran di Bekasi

5. Jangan pernah menggunakan lift saat gempa terjadi karena kemungkinan besar akan terjadi korsleting listrik ataupun rem darurat yang sewaktu-waktu aktif. Apabila sudah berada di dalam lift, turunlah di lantai berikutnya.

6. Jangan langsung berlari atau menuju tangga darurat saat terjadi gempa, selain bisa menyebabkan cidera karena goncangan yang terjadi kita juga harus menghindari penumpukan orang saat di tangga darurat.

7.  Sebisa mungkin hindari berlindung di ruangan kecil dan sempit seperti kamar mandi atau gudang, karena bisa memperlambat mitigasi ataupun evakuasi yang akan dilakukan.

Jadi, utamakan untuk selalu mengikuti langkah yang tepat dalam mitigasi bencana ya.***

Editor: Bondan Kartiko Kurniawan

Sumber: The Yokohama Life


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah